Selama Bulan Puasa Pemain Persita Dapat Keringanan Latihan

Selama Bulan Puasa Pemain Persita Dapat Keringanan Latihan

Selama Bulan Puasa Pemain Persita Dapat Keringanan Latihan

Juara bola – Selama Bulan Puasa Pemain Persita Dapat Keringanan Latihan Oleh Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, memberi keringan pada pemainnya sepanjang jalankan beribadah puasa di bulan Ramadan. Widodo tidak mengharuskan pemainnya untuk memberikan laporan kesibukan latihan tiap hari.

Widodo akui tidak ingin mengganggu beribadah puasa Ramadan yang ditempuh beberapa pemain Persita Tangerang. Pelatih berumur 49 tahun itu percaya beberapa pemainnya tetap jaga situasi.

Jika latihan melihat keadaan saja. Jika diminta mengerjakannya saat malam hari, bisa berhalangan. Apa mereka harus bergabung dengan keluarga atau beribadah kemungkinan, kata Widodo. Jadi, untuk latihan mengkondisikan sendiri saja saatnya. Melihat situasi semasing sempatnya kapan. Mustahil saya memaksakan, “tutur bekas pelatih Bali United itu.

Telah satu bulan lebih Persita Tangerang liburkan beberapa pemainnya sebab pemberhentian sesaat persaingan. Walau diliburkan, beberapa pemain masih memperoleh pekerjaan untuk berlatih dengan cara mandiri.

Persita Tangerang jadi satu diantara tiga club promo di Shopee Liga 1 2020. Club berjulukan Pendekar Cisadane itu tidak pernah menang sebab mendapatkan 2x seimbang serta sekali kalah.

Manager Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara, setuju dengan saran beberapa club tentang nasib Shopee Liga 1 2020. Team berjuluk Pendekar Cisadane ini sepakat persaingan lebih bagus diurungkan.

Baca Juga : Aktivitas Persib Berhenti Total Karena Terapkan PSBB

Madura United, Persela Lamongan, serta Bhayangkara FC sudah melempar inspirasi untuk menghapus persaingan tahun ini. Pendapat itu dilatar belakangi sebab epidemi virus corona yang tidak segera berkurang. Sebetulnya memang jika persaingan ingin disetop, itu semakin lebih baik ya. Diurungkan saja untuk persaingan tahun ini, “tutur I Nyoman Suryanthara.

jadi, dibanding dipaksakan walau sebenarnya kami semua tidak paham bagaimana keadaan yang akan datang sebab sekarang keadaannya sangat mengagumkan. Jadi, kami saat persaingan diawali, perlu penyesuaian lagi. Team-team tentu perlu persiapan lagi, “tegas Nyoman.

Tinggalkan Balasan